Guru Besar IPB Hadirkan Teknologi Mengawetkan Kayu Tanpa Bahan Pengawet
Kebutuhan kayu bulat untuk industri perkayuan Indonesia pada tahun 2013 mencapai sekitar 40 juta meter kubik yang dipenuhi sekitar 60 persen dari hutan tanaman. Kayu dari hutan tanaman umumnya lebih rentan diserang rayap tanah. Menurut pakar rayap Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof.Dr. Dodi Nandika (http://bit.ly/1InzK5c) …
Guru Besar IPB: Indonesia Surganya Rayap
Kondisi iklim dan tanah termasuk banyaknya ragam spesies tumbuhan di Indonesia sangat mendukung kehidupan rayap. Hampir 49 persen luas daratan Indonesia merupakan kawasan hutan yang merupakan habitat alami rayap. Indonesia memiliki 300 spesies rayap, sekitar 13 persen dari kekayaan spesies rayap di dunia. Menurut Guru …
Pelatihan Penulisan Ilmiah Peserta magang dosen Dikti tahun 2015
Pelatihan Penulisan Ilmiah Peserta magang dosen Dikti tahun 2015 R. Sidang LPPM Lt.5 Gedung Andi Hakim Nasoetion, 29-30 September 2015. yang di bahas tentang Metode penelitian Ilmiah, kiat-kiat penyusunan proposal, teknik penelusuran literatur dan sistem basis data penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) dan Lembaga …
Himasiltan Goes To Field Malaysia – Singapore
Pada tanggal 29 September 2015- 3 Oktober 2015, sebanyak 31 orang mahasiswa Departemen Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan, IPB melakukan kegiatan study tour ke beberapa lembaga pendidikan, penelitian, dan industri di Malaysia. Kegiatan yang diberi nama Himasiltan Goes To Field ini merupakan salah satu langkah konkrit …
Pengawet Kayu tanpa Bahan Kimia
Musuh Kayu ada dua : cuaca dan rayap. sebagai negara tropis dengan tanah subur. indonesia merupakan tempat hidup yang nyaman bagi rayap. hasil penelitian profesor yusuf sudohadi teknik ini dengan cara merendamnya dengan borak dan asetat. tapi ini cara tradisonal, seperti halnya perendaman kayu di …
The 4th UGSAS-GU Roundtable and Symposium, 25-27 Agustus 2015 di Gifu University Jepang
Pada hari ke dua merupakan acara simposium yang dibagi kedalam tiga sesi yaitu, biochemistry and microbiology, food and natural product dan environmental sciences. Dr. Irmanida merupakan salah satu dari tiga keynote speaker yang menyampaikan kuliah umum untuk sesi food and natural product. Pada siang harinya …
GIFU 2015
Hari pertama merupakan acara Roundtable Meeting dimana Dr. Dahrul Syah sebagai pimpinan delegasi dari IPB mempresentasikan tentang laporan kemajuan atau prospek kolaborasi ke depan IPB-UGSAS (United Graduated School of Agricultural Sciences). Acara pada hari pertama diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama di antara anggota-anggota IC-GU12. …
The 4th UGSAS-GU Roundtable and Symposium, 25-27 Agustus 2015 di Gifu University Jepang
The 4th UGSAS-GU Roundtable and Symposium, 25-27 Agustus 2015 di Gifu University Jepang Oleh Lukmanul Hakim dan Fauzi Febrianto Pada tanggal 25-27 Agustus 2015, 4 (empat) orang dosen sebagai delegasi dari IPB yaitu Dr. Dahrul Syah (Dekan Pascasarjana), Prof. Fauzi Febrianto (Ketua Departemen Hasil Hutan), …
Workshop Pengembangan Kurikulum Program Studi Ilmu dan Teknologi Hasil Hutan
Salah satu komponen penting dalam rangka mewujudkan visi, misi, dan tujuan Departemen Hasil Hutan (DHHT) adalah kesesuian kurikulum Program Studi Ilmu dan Teknologi Hasil Hutan (PS ITHH) Program Pasca Sarjana di DHHT dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang ilmu dn teknologi hasil hutan. Hasil …
Kompetisi paper untuk mahasiswa undergraduate dari PPI Tokyo Tech
PPI Tokodai (Persatuan Pelajar Indonesia Tokyo Institute of Technology), menyampaikan informasi bahwa kami akan mengadakan kompetisi karya tulis untuk mahasiswa sarjana maupun diploma (D3/D4/S1) yang sedang menempuh pendidikan di Indonesia dengan tajuk “Tokyo Tech Indonesian Commitment Award (TICA) 2015”. Kompetisi ini kami adakan sebagai bentuk …
