Supervisi PKL di Semarang dan Jepara: Mendengar Suara Mitra Industri dan Mahasiswa
Supervisi PKL di Semarang dan Jepara: Mendengar Suara Mitra Industri dan Mahasiswa
Departemen Hasil Hutan (DHH) dengan bangga mengumumkan bahwa pelaksanaan supervisi terhadap kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa di dua lokasi, yakni Semarang dan Jepara, telah berhasil dilaksanakan pad tanggal 10 – 14 Oktober 2023 yang lalu. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dan saran yang berharga dari mitra industri yang menjadi lokasi PKL mahasiswa DHH (12 industri), serta mendengarkan perspektif serta pengalaman para mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini (24 mahasiswa di Semarang-Jepara, dan 50 mahasiswa tersebar di lokasi lainnya di Jawa Barat, Riau, dan Temanggung).
Supervisi ini merupakan upaya untuk memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan PKL mahasiswa DHH berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Dengan berbagai aspek yang perlu diperhatikan, supervisi ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa mahasiswa memperoleh pengalaman yang bermanfaat dan berharga selama PKL mereka.
Mendengarkan Suara Mitra Industri
Supervisi di lokasi Semarang dan Jepara telah memberikan kesempatan bagi para mitra industri yang menerima mahasiswa PKL untuk memberikan masukan dan saran mengenai pelaksanaan kegiatan PKL. Mereka memberikan pandangan berharga tentang kualitas, kompetensi, dan kontribusi mahasiswa dalam lingkungan kerja mereka. Secara keseluruhan, mitra industri mengatakan bahwa mahasiswa DHH sudah cukup dibekali untuk dapat mengerjakan praktik di industri. Beberapa mitra menambahkan untuk materi sustainability dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) kembali dijadikan perhatian, karena topik ini menjadi kunci untuk pemasaran produk furniture kayu belakangan ini. Masukan dari mitra industri ini sangat penting untuk terus meningkatkan kualitas program PKL dan menjaga hubungan yang baik dengan mitra-mitra industri yang telah berkerja sama dengan DHH selama ini.
Suara Mahasiswa Juga Didengarkan
Selain mendengarkan suara mitra industri, supervisi ini juga memberikan kesempatan bagi para mahasiswa yang sedang menjalani PKL di Semarang dan Jepara untuk berbicara. Selain itu, mahasiswa peserta PKL di lokasi Jawa Barat dan Riau juga diberi kesempatan untuk memberikan masukan melalui Formulir Evaluasi. Para mahasiswa memberikan wawasan dan pengalaman mereka selama PKL, termasuk tantangan yang mereka hadapi, peluang yang mereka temukan, dan saran untuk peningkatan di masa depan. Suara para mahasiswa menjadi aspek kunci dalam evaluasi dan perbaikan program PKL ke depannya.
Pentingnya Supervisi
Supervisi merupakan langkah yang sangat penting dalam memastikan keberhasilan program PKL mahasiswa. Dengan melibatkan berbagai pihak, seperti mitra industri dan mahasiswa, DHH memastikan bahwa program PKL ini terus beradaptasi dengan kebutuhan industri dan memberikan pengalaman yang berharga bagi mahasiswa.
Hasil dari supervisi ini akan menjadi dasar bagi Departemen Hasil Hutan untuk melakukan perbaikan yang diperlukan dan untuk terus mempertahankan kualitas program PKL. DHH berkomitmen untuk menjaga hubungan baik dengan mitra industri, sembari memberikan pengalaman PKL terbaik bagi mahasiswa.
Departemen Hasil Hutan berterima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam supervisi PKL di Semarang dan Jepara. Dengan kerja sama yang kuat, DHH yakin bahwa program PKL akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang maksimal bagi mahasiswa dan mitra industri.
