Program Studi Ilmu dan Teknologi Hasil Hutan (ITHH), Departemen Hasil Hutan IPB University, kembali menghadirkan kegiatan akademik berskala internasional melalui kuliah umum yang disampaikan oleh dua profesor dari Universite de Lorraine, Perancis. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 29 Oktober 2025, dan dihadiri oleh mahasiswa pascasarjana (S2 dan S3), mitra industri, serta pimpinan departemen.
Kuliah umum ini dirancang untuk memperluas wawasan keilmuan mahasiswa, mempertemukan perkembangan teori dan aplikasi hasil penelitian dari dalam maupun luar negeri, serta mengenalkan metodologi penelitian mutakhir di bidang teknologi hasil hutan. Selain itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memunculkan ide-ide riset baru yang relevan dengan tantangan kehutanan dan industri berbasis kayu saat ini.
Kehadiran Prof. Philippe Gerardin dan Prof. Christine Gerardin tidak hanya untuk memberikan kuliah umum, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan kerja sama akademik antara IPB University dan Universite de Lorraine. Kedua profesor tersebut merupakan penghubung utama program Doktor Double Degree antara kedua institusi. Pada tahun akademik 2025/2026, program ini telah menerima tiga orang mahasiswa yang merupakan dosen dari berbagai perguruan tinggi di Pulau Jawa dan Nusa Tenggara.
Kegiatan kuliah umum ini dihadiri oleh Ketua Departemen Hasil Hutan serta perwakilan mitra industri, yaitu PT Jaya Cemerlang Industri—Bapak Jimmy Candra (Direktur PT JCI), Bapak Ryan, dan Bapak Supardi. Secara keseluruhan, sekitar 30 mahasiswa pascasarjana turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Acara dipandu oleh Dr. Mahdi Mubarok sebagai moderator.
Pada sesi pemaparan materi, kedua narasumber menyampaikan topik penelitian yang sangat relevan dengan perkembangan teknologi hasil hutan dunia:
-
Prof. Philippe Gerardin: Non-Biocide Wood Treatments for Improvement of Quality of Fast-Growing Wood Species
-
Prof. Christine Gerardin: Valorisation of Plant Extractives for Wood Protection
Kuliah umum dosen luar negeri seperti ini memberikan manfaat yang jauh melampaui sesi tatap muka. Selain memperluas wawasan dan memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap perkembangan ilmu pengetahuan global, kegiatan ini juga menjadi jembatan penting dalam membangun jejaring akademik internasional. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh mahasiswa dan dosen, tetapi juga turut meningkatkan reputasi institusi dan kontribusi IPB University pada pengembangan ilmu pengetahuan tingkat dunia.




